Sunday, February 3, 2019

Skrinning Resep Satu



 dr. G., Sp.A

Tempat Praktek
Jl. K
Perumahan b.P
Telp. (001)*****

x, 18 Oktober 2018

R/ Xepaprim                    I
     S 2 dd cth 1
--------------------------------------
R/ Vometa                        I
     S 3 dd cth 1
-------------------------------------
R/ Liprolac                       X
     S 2 dd sach 1
-------------------------------------
R/ Diagro                         I
     S 1 dd cth 1
------------------------------------
R/ Progesic                       I
    S 4 dd cth 1/4
--------------------------------------

Pro : An. M


*Ket. : Vometa tidak diambil karena pasien masih memiliki obat antiemetik dirumah.


1.      Kajian Administratif
No.
Kajian Administratif
Ada
Tidak ada
Penyelesaian
1.
Nama Pasien
P


2.
Umur Pasien
P


3.
Alamat Pasien

P
Ditanyakan langsung kepada
pasien
4.
Jenis Kelamin

P
5.
Berat Badan/Tinggi Badan

P
6.
Tanggal Penulisan Resep
P


7.
Nama Dokter
P


8.
Nomor SIP Dokter
P


9.
Alamat Dokter
P


10.
Nomor Telepon Dokter
P


11.
Paraf Dokter

P


2.      Kajian Kesesuaian Farmasetis
No.
Kajian Farmasetis
Tepat
Tidak tepat
1.
Nama Obat
P

2.
Bentuk Sediaan
P

3.
Kekuatan Sediaan
P

4.
Dosis dan Jumlah Obat
P

5.
Stabilitas Penyimpanan
P

6.
Kompatibilitas (Ketercampuran Obat)
P


3.      Kajian Klinis
No.
Kajian Klinis
Permasalahan
Penyelesaian
1.
Ketepatan Indikasi
-
-
2.
Ketepatan Dosis
-
-
3.
Kontraindikasi
-
-
4.
Aturan Cara dan Lama Pemberian
a.       Xepaprim merupakan antibiotik minimal penggunaan 3 hari
b.      Diagro mengandung Zink lama pemberian minimal 10 hri
a.        Diinformasikan pada pasien sirup Xepaprim diminum sampai habis.

b.      Diinformasikan pada pasien penggunaan sirup Diagro diminum sampai habis
5.
Duplikasi
-
-
6.
Polifarmasi
-
-
7.
Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan
-
-
8.
Interaksi
-
-

4.      Karakteristik  Obat
a.      Xepaprim
·      Kandungan                             :    Sulfamethoxazole 400mg dan Trimetropim 80mg
·      Indikasi                                  :    Infeksi saluran kemih (sistitis), infeksi saluran cerna (terutama oleh Salmonella, Shigella) dan infeksi yang sensitif terhadap Cotrimoxazole
·      Mekanisme Kerja                   :    Sulfamethoxazole bekerja dengan menghambat masuknya molekul PABA ke dalam molekul asam folat dan Trimetropim bekerja dengan menghambat terjadinya reduksi dari dihidrofolat menjadi tetrahidrofolat (Medscape.com)
·      Dosis                                      :    Dosis Anak Trimetropim 8mg/kgBB/hari + Sulfamethoxazole 40mg/kgBB/hari dalam 2 kali dosis terbagi atau anak >2 tahun sehari 2 x 1 sendok teh
·      Kontraindikasi                        :    Hipersentitif, bayi < 2bulan, gangguan fungsi hati dan ginjal berat, pasien hamil dan menyusui, anemia
·      Interaksi dengan  Obat           :    Heparin, Cimetidine, Erythromycin
·      Interaksi dengan Makanan     : -
·      Efek Samping                         :    Mual, muntah, anoreksia, kemerahan, urtikaria, tinitus
·      Penyimpanan                          :    Tempat sejuk pada suhu < 30oC
b.      Liprolac Sachet
·      Kandungan                             :    Viable cell 1,25x109 CFU (Streptococcus thermipilus 10mg, Lactobacillus rhamnosus 3mg, Lactobacilus acidophilus 3mg, Bifidobacterium longum 1,25mg, Bifidobacterium bifidum 1,25mg), fructo-oligosaccharide 509,08mg, Vit.E 8,125mg, Vit.A 3,6mg, piridoksin HCl 1,13mg, Vit.B2 0,75mg, thiamine HCl 0,7mg (Mims.com)
·      Indikasi                                  :    Sebagai probiotik dan suplemen untuk memelihara kesehatan sistem pencernaan anak.
·      Mekanisme Kerja                   :    Probiotik berkompetisi untuk berlekatan pada enterosit usus, sehingga enterosit yang telah jenuh berikatan dengan probiotik tidak dapat lagi berikatan dengan bakteri lain sehingga menghambat pertumbuhan bakteri patogen (BPDN, 2017)
·      Dosis                                      :    1 sachet 1-2 kali sehari
·      Kontraindikasi                        :    -
·      Interaksi dengan  Obat           :    -
·      Interaksi dengan Makanan     :    -
·      Efek Samping                         :    -
·      Penyimpanan                          :    Simpan di bawah suhu 250C
c.       Diagro
·      Kandungan                             :    Zinc sulfate
·      Indikasi                                  :    Terapi penunjang/suplemen untuk diare akut non spesifik pada anak.
·      Mekanisme Kerja                   :    Zink bekerja dengan menggantikan suplemen zink dalam tubuh yang hilang selama diare. Zink juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak sehingga mencegah  terulangnya resiko diare anak 2-3 bulan setelah anak sembuh dari diare (BPDN, 2017).
·      Dosis                                      :    Anak dan bayi ≥ 6 bulan : 20mg skali sehari.
Bayi < 6 bulan : 10mg sekali sehari.
·      Kontraindikasi                        :    -
·      Interaksi dengan  Obat           :    -
·      Efek Samping                         :    -
d.      Progesic
·      Kandungan                             :    Paracetamol
·      Indikasi                                  :    Analgetik Anatipiretik
·      Mekanisme Kerja                   :    Paracetamol bekerja dengan menghambat prostaglandin dalam jaringan tubuh dengan menghambat COX-1 dan COX-2 (DIH, 2009)
·      Dosis                                      :    Anak 6-12 tahun : 1-2 sendok teh
Anak 1-6 tahun : 1/2 – 1 sendok teh
Diberikan 3-4 x sehari.
·      Kontraindikasi                        :    Penyakit hepar.
·      Interaksi dengan  Obat           :    Alkohol, antokoagulan oral, klorampenikol, luminal.
·      Interaksi dengan Makanan     :    -
·      Efek Samping                         :    Alergi, mual.
·      Penyimpanan                          :    Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari sinar matahri langsung.
5.      Analisa Dosis
No.
Nama Obat
Dosis Obat
Dosis Literatur
Kesimpulan
Rekomendasi
1.
Xepaprim
2 x sehari 1 sdt.
2 x sehari 1 sdt.
Sesuai
-
2.
Diagro
1 x sehari 1 sdt.
20mg 1 x sehari
Sesuai
-
3.
Liprolac
2 x sehari 1 sach
1-2 x sehari 1 sach
Sesuai
-
4.
Progesic
4 x sehari 3/4 sdt.
3-4 x sehari 1 sdt.
Sesuai
-

6.      Perhitungan Racikan Obat : -
7.      Cara Menyiapkan Obat
a.       Siapkan Xepaprim sirup 1 botol, Diagro sirup 1 botol, Liprolac 5 sach., Progesic 1 botol.
b.      Lakukan pencatatan masing-masing obat pada kartu stok kecil meliputi tanggal obat diambil, nomor resep dan jumlah obat yang diambil.
c.       Masukkan masing-masing obat ke dalam plastik klip yang sesuai dan sertakan etiket putih kedalam  klip.
8.      Pembahasan
Skrining resep yang dilakukan meliputi skrining administratif, farmasetif dan klinis. Berdasarkan skrining administratif  data pasien kurang lengkap pada keterangan berat badan dan alamat pasien sehingga dapat ditanyakan kepada keluarga pasien saat menebus obat di apotek. Kegiatan skrining farmasetis tidak ditemukan adanya masalah. Sedangkan skrining klinis dilakukan dengan memberikan informasi tambahan kepada pasien atau wali pasien terkait lama permberian obat antibiotik dan suplemen zink.
Berdasarkan pemeriksaan klinis, pasien diduga mengalami diare akut. Dari hasil konseling dengan pasien Tn.K yang merupakan orangtua kandung pasien An.M dengan umur 5 tahun, bahwa pasien telah mengalami diare lebih dari 5 kali sehari dengan kondisi tubuh lemas, mengalami mual muntah dan terdapat darah di feses dan muntahan dengan pengobatan yang telah diberikan sebelumnya yaitu Biothicol yang diupayakan sebagai antibiotik profilaksis dan antiemetik, keluarga pasien diinformasikan untuk menghentikan pemberian antibiotik Biothicol dan mengganti dengan antibiotik yang diberikan oleh dokter. Dalam menentukan kesesuaian dosis pasien, dilakukan perbandingan dengan literatur. Berdasarkan hasil perbandingan tersebut diketahui bahwa dosis yang diberikan sudah sesuai dengan keluhan yang dialami pasien (dapat dilihat pada tabel skrining klinis), perbandingan aturan pakai obat dan dosis yang diberikan kepada pasien dalam  resep juga perlu dibandingkan dengan literatur. Pertimbangan klinis yang lain adalah  interaksi obat dalam hal kasus ini tidak terdapat interaksi sesama obat sedangkan untuk efek samping obat terdapat beberapa obat dengan efek samping mual muntah yang dapat diatasi dengan cara pemberian obat diberikan setelah makan.
9. KIE
a.       Pada awal penerimaan resep memperkenalkan diri kepada keluarga pasien dan meminta waktu sebentar untuk menjelasakan terkait obat dalam resep.
b.      Menanyakan kepada keluarga pasien apakah  pasien pernah mengalami sakit yang serupa atau mendapat obat tersebut sebelumnya atau belum.
c.       Saat penyerahan obat, memberikan informasi kepada keluarga pasien mengenai masing-masing kegunaan obat dan lama pemberian obat.
d.      Memberikan informasi kepada keluarga pasien tentang aturan pakai obat untuk diberikan kepada pasien yaitu : Xepaprim 2 kali sehari 1 sendok takar dihabiskan, Liprolac 2 kali seharu 1 sachet dapat dicampur dengan susu atau makanan anak, Diagro diminum sehari 1 kali 1 sendok takar dihabiskan, dan Progesic 4 kali sehari 1 sendok takar.
e.       Memberi informasi kepada keluarga pasien tentang kegunaan obat yaitu  Xepaprim sebagai antibiotik, Liprolac sebagai probiotik untuk memelihara saluran cerna anak, Diagro mengandung zink sebagai suplemen dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak terhadap diare berulang dan progesic digunakan untuk demam anak.
f.       Memberikan informasi kepada keluarga pasien apabila pasien mengalami gejala efek samping seperti mual muntah hebat atau demam tidak turun segera menghubungi dokter.
g.      Menekankan kepada keluarga pasien untuk mematuhi jadwal minum obat pasien.
h.      Menjelaskan kepada keluarga pasien bahwa obat harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak, disimpan di tempat yang kering, tidak lembab, dan tidak terkena sinar matahari langsung.
i.        Menyarankan kepada pasien agar makan yang teratur dan istirahat yang cukup dan banyak meminum air putih dan apabila anak mengalami tanda-tanda dehidrasi seperi mata cekung mulut kering segera berikan oralit sebagai pengganti elektrolit dan mengatasi dehidrasi.












No comments:

Post a Comment